HKBP Glugur berdiri di Glugur Darat, salah satu kawasan tua Kota Medan. Gereja ini bukan sekadar tempat ibadah. Ia adalah rumah bagi ribuan jemaat Batak yang tumbuh bersama di tengah kota, dan menjadi pusat pelayanan Ressort Medan Utara, Distrik X Medan Aceh.
Akar dari Tanah Batak
Kisah HKBP Glugur tidak bisa dilepaskan dari akar besar Huria Kristen Batak Protestan. HKBP lahir pada 7 Oktober 1861 di Pearaja, Tarutung. Dari sana, lewat pelayanan Ingwer Ludwig Nommensen yang dikenang sebagai Apostel Batak, Injil menyebar ke seluruh Tanah Batak. HKBP kemudian tumbuh menjadi gereja Kristen Protestan terbesar di Asia Tenggara.
Seiring perpindahan masyarakat Batak ke kota, iman itu ikut bergerak. Medan menjadi salah satu pusat pertumbuhan jemaat HKBP di perantauan, dan Glugur Darat menjadi salah satu titik penting persekutuan itu.
Marsiurupan ma hamu di na porsuk. Bertolong-tolonganlah kamu menanggung bebanmu.
Bertumbuh di Glugur Darat
HKBP Glugur berdiri di Jl. Pembangunan III No.57A, Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur. Dari tahun ke tahun jemaatnya bertambah seiring berkembangnya kawasan ini. Gereja tumbuh menjadi huria yang matang dan mapan, dengan pelayanan yang menjangkau banyak keluarga.
Hari ini HKBP Glugur menaungi 16 lingkungan dengan 47 Sintua yang melayani. Angka ini menunjukkan sebuah persekutuan yang besar dan tertata, tempat ibadah, pembinaan, dan diakonia berjalan berdampingan.
Menjadi Pusat Ressort Medan Utara
HKBP Glugur dipercaya menjadi pusat Ressort Medan Utara. Di bawah naungan yang sama, tiga huria pagaran ikut melayani, yaitu HKBP Pulo Brayan di kawasan Pulo Brayan, HKBP Marturia di Tanjung Mulia, dan HKBP Pardomuan Nauli di Titi Papan. Bersama gereja induk, mereka membentuk satu keluarga pelayanan di Distrik X Medan Aceh.
Pelayanan dan Kepemimpinan Hari Ini
Pelayanan jemaat dipimpin oleh Pimpinan Jemaat Ronni E. Silitonga bersama Pendeta Fungsional Rosnila Nellawaty Sihombing. Kehidupan gereja ditopang oleh para Sintua dan beragam wadah pelayanan, dari Sekolah Minggu, Naposobulung, Punguan Ina dan Ama, paduan suara, sampai diakonia sosial.
Jemaat yang Hidup
Semangat kebersamaan jemaat terlihat jelas pada Minggu, 9 Juni 2024. HKBP Glugur menggelar pesta penggalangan dana untuk renovasi aula dan gereja, sekaligus turut merayakan ulang tahun ke-68 HKBP di Medan. Ribuan jemaat hadir. Acara ditutup dengan pemberian ulos, makan bersama, dan lelang donasi untuk pembangunan fasilitas gereja.
Momen seperti ini menunjukkan bahwa HKBP Glugur bukan sekadar bangunan, melainkan persekutuan yang bergerak, bergotong royong, dan menjaga warisan iman.
Melangkah ke Masa Depan
Selaras dengan tema HKBP 2024 sampai 2028, yaitu Transformasi berdasarkan Roma 12:2, HKBP Glugur terus memperbarui diri. Kehadiran situs ini menjadi salah satu langkah kecil itu, supaya informasi, jadwal ibadah, warta, dan pelayanan mudah dijangkau siapa saja.
Catatan: sebagian catatan sejarah awal jemaat masih tersimpan dalam ingatan dan dokumen gereja. Untuk data pendirian yang rinci, kami sarankan menghubungi kantor gereja di (061) 6611846.